Thursday, November 16, 2006

Bangsaku

Kira-kira 4 hari lagi Bush datang ke negara kita tercinta, Indonesia
Bogor-ku tercinta dicukur rumputmu untuk menyambut kedatangan Bush
Pedagang kaki lima digusur tak berpenghasilan
Masyarakat seperti penjajah, yang lewat bogor diperiksa kelengkapan data diri
seperti bukan warga asli Indonesia.

Singapura dan 4 negara Asia lain yang didatanginya tidak memberi sambutan yang berlebihan
Indonesiaku, 6 milyar hilang hanya untuk orang yang tidak akan memberi keuntungan padamu sedikitpun
Indonesiaku, kau seperti 'jongos' yang tidak ada harga diri, mengorbankan diri untuk orang yang notabene menjajahmu
Tidakkah kau memikirkan bahwa sektor pendidikan lebih memerlukan 6 milyarmu daripada untuk menyambut orang yang telah menewaskan ratusan warga muslim Palestina dan Iraq
Lebih baik dana itu untuk tambahan dana warga korban lumpur Lapindo, 5 juta buat ngontrak doank? OMG!
Lebih baik lagi dana itu untuk bantuan korban gempa Yogya yang sebagian besar belum menerima dana itu sepeser pun, termasuk ibuku, rumah yang retak2 di Klaten akhirnya diperbaiki dengan dana sendiri coz terlalu sulitnya birokrasi untuk mendapat dana itu.

Oh, bapak2 dan ibu2 yang katanya perwakilan rakyat
Mana wadah tampungan aspirasi untuk rakyatmu?
Aku tau bahwa sebenarnya hati sebagian besar di antara kalian berkata untuk "MENOLAK KEDATANGAN BUSH"
Ibu Siti Fadila Supari bilang kalo Amerika pernah menjanjikan akan memberi sumbangan pengobatan terhadap flu burung, tapi sampai sekarang hanya janji, tidak ada tindakan berarti
Tuh salah satu bukti bahwa memang bangsa mereka adalah bangsa yang tercatat dalam Al- Quran sebagai bangsa yang suka mengingkari perkataannya
seperti kaum Quraysh yang mengingkari perjanjian Hudaibiyah
Tapi, kenapa dengan mudah 6M melayang hanya untuk pengingkar janji?

Indonesiaku, aku belajar mencintaimu apa adanya, meski kau masih bodoh
Ayo kita belajar bersama-sama untuk memilah mana yang benar dan mana yang salah
Dan melakukan kebenaran secara kaffah, jangan sampai menjadi bangsa 'jongos' yang tak berprinsip.
HIDUP INDONESIA!!!

Start..

Belajar bisa dari siapa saja
baik orang itu baik maupun buruk
baik orang itu rendah hati atau sombong
kaya atau miskin
dermawan atau kikir
handsome/pretty or not
teman atau lawan
jujur atau pembohong
n many more..

Aku punya teman, laki-laki, konon katanya dia pebisnis tangguh, ulet, dll lah. Dalam kehidupannya ada seorang wanita yang konon sangat setia terhadapnya, tapi entah karena merasa dikaruniai ALLAH face yg lumayan so pandangannya cenderung masih melanglang buana seperti kekurangan wanita cantik. Dari sana dapat kuambil pelajaran tentang pentingnya penghargaan terhadap orang lain.

Ada teman perempuan, jago banget sains, suka cerita, kalo cerita tuh ilmu fisika keluar semua, salah satu idolanya Einstein, wuih, untungnya gw pendengar yg baik ^_^, kalo ga kan bisa berabe.. Tapi dia ga pernah sombong atas kecerdasannya, meski aku diem aja kagak ngarti ^_^. I like her attitude dan kerendahan hatinya, i miss u dear...

Ada teman-teman ku yang baru aja aku gabung ma mereka dan aku belum mengenal mereka dengan baik tapi mereka dengan segala kelapangan hati, mereka menerimaku apa adanya. Di bawah atap 'tarbiyah' kami mengkaji ilmu ALLAH yang tak pernah terkira luasnya. I love u all sis... Ajari aku untuk mengenal kalian lebih dalam.

Relasi bisnis yang memanfaatkan situasi untuk lebih banyak bercengkrama dan hampir merebut hati temanku. Ingat, kau sudah beristri, dan teman bukan untuk dimanfaatkan ke arah keburukan, tapi manfaatkan teman ke arah kebaikan, misal, sering2 nraktir, bagi2 rejeki, dll ^_^. Sekali lagi aku belajar mengenai pentingnya menghargai per'teman'an dan sadar akan posisi diri.

Diri ini hanya manusia biasa yang masih harus banyak belajar. Aku hanya berdoa agar ALLAH senantiasa mengingatkanku untuk terus belajar terhadap segala sesuatu yang terjadi di depanku.

Lets start to learn from peoples around our life.

Monday, November 13, 2006

Belajar Mencintai Seseorang yang Tidak Sempurna dengan Cara yang Sempurna

Ketika kita bertemu orang yang tepat untuk dicintai.
Ketika kita berada di tempat pada saat yang tepat, itulah kesempatan.
Ketika kita bertemu dengan seseorang yang membuatmu tertarik, itu bukan pilihan, itu kesempatan.

Bertemu dalam suatu peristiwa bukanlah pilihan, itupun adalah kesempatan.
Bila kita memutuskan untuk mencintai orang tersebut, bahkan dengan segala kekurangannya, itu bukan kesempatan, itu adalah pilihan.

Ketika kita memilih bersama dengan seseorang walaupun apapun yang terjadi, itu adalah pilihan.
Bahkan ketika kita menyadari bahwa masih banyak orang lain yang lebih menarik, lebih pandai, lebih kaya daripada pasanganmu dan tetap memilih untuk mencintainya, itulah pilihan.

Perasaan cinta, simpatik, tertarik, datang bagai kesempatan pada kita.
Tetapi cinta sejati yang abadi adalah pilihan, pilihan yang kita lakukan.

"Nasib membawa kita bersama, tetapi tetap bergantung pada kita bagaimana membuat semuanya berhasil"

Pasangan jiwa bisa benar-benar ada dan bahkan sangat mungkin ada seseorang yang diciptakan hanya untukmu, tetapi tetap berpulang padamu untuk melakukan pilihan apakah engkau ingin melakukan sesuatu untuk mendapatkannya atau tidak.

Kita mungkin kebetulan bertemu pasangan jiwa kita, tetapi mencintai dan tetap bersama pasangan jiwa kita adalah pilihan yang harus kita lakukan.

Kita ada di dunia bukan untuk mencari seseorang yang sempurna untuk dicintai tetapi untuk belajar mencintai orang yang tidak sempurna dengan cara yang sempurna.

-inspirated by friend-

Thursday, November 09, 2006

Ku mulai dengan membaca BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM...

Semoga blog ini bermanfaat bagi penulis maupun pembaca ^_^
Amiiinnn...